Media Referensi Tentang Pelajaran Sekolah Dan Pengetahuan Umum

Breaking

Sunday, December 30, 2018

Mata Pelajaran IPA SMP | Klasifikasi Mahluk Hidup

Sumber :pinterest

Jika di amati tidak ada satupun di dunia ini yang benar - benar sama atau identik seratus persen. Selalu ada perbedaan di antara satu individu jika di bandingkan dengan individu yang lain, walaupun kedua individu tersebut berasal dari satu kelompok. Perbedaan antara individu atau mahluk hidup yang sejenis disebut Variasi. 

Selain itu dengan banyaknya mahluk hidup yang hidup di bumi ini, membuat manusia melakukan pengelompokan terhadap mahluk hidup yang sejenis. Pengelompokan tersebut  di sebut sebagai klsifikasi.

1. KLASIFIKASI

1.a.Tujuan Klasifikasi

Klasifikasi mempunyai pengertian yaitu cara mengelompokkan mahluk hidup berdasarkan terhadap persamaan ciri yang dimiliki. Adapun tujuan dari klasifikasi adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan serta mempelajari mahluk hidup.

Salah satu metode atau cara mengelompokkan mahluk hidup berdasarkan kepada adanya persamaan struktur tubuh, baik bagian luar atau bagian dalam serta alat reproduksinya, di kembangkan oleh seorang ilmuwan Swedia yang bernama Carplus Linnaeus ( tahun 1707 Masehi sampai dengan tahun 1778. 

Pengelompokkan mahluk hidup di dasarkan pada adanya persamaan dan perbedaan pada mahluk hidup. 
Lihatlah tabel pada gambar berikut ini:


Sumber:pinterest

Jika di perhatikan pada gambar tersebut maka dapat di simpulkan bahwa makin ke bawah maka perbedaan yang di miliki oleh mahluk hidup makin banyak sedangkan makin keatas maka perbedaan nya semakin sedikit. Urutan kelompok pada tabel tersebut di sebut Tucson.

1.b. Kasifikasi tumbuhan

Para ahli dan Ilmuwan dalam melakukan pengklasifikasian terhadap tumbuhan memperhatikan beberapa kriteria yang menjadi penentu, misalnya :
  • Organ perkembangbiakannya, apakah dengan spora atau dengan bunga.
  • Bentuk dan ukuran daun.
  • Cara berkembang biaknya, apakah seksual atau generatif dan aseksual atau vegetatif.
  • Perawakan tumbuhan tersebut ketika hidup atau habitus, apakah tegak berdiri, merambat atau menjalar.
1.c. Klasifikasi Hewan

Dalam melakukan klasifikasi terhadap hewan, para ahli mempunyai kriteria antara lain :
  • Saluran pencernaan makanan seperti mulut, alat pencernaan dan anus, untuk hewan tingkat rendah belum mempunyai saluran pencernaan makanan ini.
  • Anggota gerak, apakah berkaki dua, berkaki empat atau tidak berkaki.
  • Kerangka atau skeleton, apakah kerangkanya di luar tubuh atau eksoskeleton dan kerangkanya di dalam tubuh atau endoskeleton.
1.d. Kunci Determinasi

Merupaka kunci yang di pakai oleh para ahli untuk menetukan filum atau divisi, kelas, ordo, famili, genus atau spesies.
Dasar yang di pakai dalam kunci determinasi ini adalah identifikasi mahluk hidup dengan menggunakan kunci dikotom. Beberapa hal yang harus di perhatikan untuk membuat kunci determinasi antara lain :
  • Kunci harus dikotom.
  • Kata pertama dalam setiap pernyataan dalam 1 kuplet harus identik. Contoh : Tumbuhan berumah satu.
  • Tumbuhan berumah dua.
  • Pilihan atau bagian dari kuplet haruslah kontradiktif artinya satu bagian bisa di terima sementara satu bagian yang lain di tolak.
  • Hindari pemakaian kuplet yang tumpang tindih, atau hal - hal yang sifatnya relatif dalam kuplet, contoh : panjang daun 4-8 cm , daun besar atau kecil.
  • Pergunakan sifat - sifat yang biasa di amati.
  • Pernyataan dari dua buah kuplet yang berurutan jangan di mulai dengan kata yang sama.
  • Setiap kuplet haruslah di berikan nomer.
  • Buatlah kalimat pernyataan yang pendek.
2. KELOMPOK MAHLUK HIDUP BERUKURAN KECIL (MICROSKOPIS)

Untuk dapat melihat dan mengamati mahluk hidup yang berukuran kecil harus memakai sebuah alat yang disebut mikroskop. Untuk mahluk hidup yang ukurannya keci di masukkan kedalam kingdom Monera dan Protista.

2.1. MONERA

Monera adalah mahluk hidup yang berukuran kecil dan hanya terdiri dari 1 sel ( uniseluler).
Ciri-ciri dari Monera sebagai berikut :

1. Bersel satu
2.Tidak mempunyai membrane inti sel atau prokariotik, nukleoid atau bagian sel yang mempunyai DNA.
3. Belum memiliki organel bermembrane seperti mitiokondria, kloroplas dan badan golgi.

Adapun mahluk yang termasuk kedalam Monera adalah bakteri dan Alga biru.

2.1.1. BAKTERI

Bakteri ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Contoh bakteri yang menguntungkan adalah bakteri Escherichia coli yang berperan dalam membantu produksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa - sisa makanan. Contoh bakteri yang merugikan adalah mycrobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit Tuberculosis ( paru - paru ). 
Ciri - ciri bakteri sebagai berikut :
1. Bersel satu dan bentuknya beraneka ragam.
2. Bentuk bakteri seperti batang, spiral, bulat dan koma.
3. Tidak mengandung klorofil sehingga tidak bisa memproduksi makanan sendiri. 


Sumber:pinterest

Berdasarkan sumber zat makananya bakteri di bagi menjadi dua macam yaitu bakteri autotrof dan heterotrof. Bakteri heterotrof terbagi menjadi dua jenis yakni saprofit dan parasit. Sedangkan berdasarkan kebutuhan oksigennya bakteri di bagi menjadi dua macam yakni Aerob dan Anaerob.

2.1.2. GANGGANG BIRU ( Cyanobacteria )

Jenis dari ganggang biru ada yang bersel satu dan ada yang berkoloni membentuk sebuah untaian. Beberapa sel dengan struktur tubuh yang masih sederhana, berwarna biru kehijauan, mengandung klorofil ( Autotrof ), pigmen biru ( Fikosianin ) dan cara berkembang biaknya dengan membelah sel. Selain pembelahan sel bakteri juga berkembang biak dengan fragmentasi dengan cara membentuk spora khusus yang di sebut akinet. Fragmentasi merupakan sebuah cara berkembang biak dengan cara memutuskan salah satu bagian tubuh ganggang dan membentuk fragmen - fragmen. Pembelahan sel terjadi pada ganggang biru yang bersel satu, sementara fragmentasi terjadi pada ganggang biru yang berbentuk filamen. 


Sumber:pinterest

Contoh dari ganggang biru yang menguntungkan adalah Gloeocapsa, Nostoc, dan Anabaena yang dapat menangkap niteogen di udara. Sedangkan ganggang biru yang merugikan adalah Anabaena flosaquae dan mycrocytis yang bisa menyebabkan kematian mahluk hidup di dalam air. Ganggang biru yang menempel pada tembok rumah bisa menyebabkan pelapukan.

2.2. PROTISTA

Protista adalah mahluk hidup yang mempunyai ciri - ciri organnya mempunyai membrane inti (Eukariotik), bersel tunggal yang mampu untuk berkembang biak. Contoh dari protista antara lain Amoeba, Euglena, Paramaecium dan Saprolegnia.

Selain kompok protista mikroskopis (hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop) adapula protista makroskopis (dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop). Contoh protista makroskopis antara lain alga merah, alga hijau, Ulva dan alga coklat. Protista ada juga yang bentuknya menyerupai hewan dan di sebut Protozoa, misalnya Paramaecium dan Entamoeba coli yang terdapat pada saluran usus besar dan dapat menyebabkan penyakit diare, serta satu lagi plasmodium malariae yang terdapat pada sel darah merah dan bisa mengakibatkan penyakit malaria.

2.3. JAMUR

Jamur atau Fungi adalah mahluk hidup yang memperoleh makanannya dengan cara menguraikan sisa dari mahluk hidup yang lain. Ciri - ciri jamur antara lain tidak mempunyai klorofil, berspora, tidak mempunyai akar, batang maupun daun. Tempat hidup jamur adalah di tempat yang lembab, dan bersifat saprofit dan parasit. 


Sumber:pinterest

Saprofit adalah organisme yang hidup dan makan dari bahan sisa organik yang sudah mati atau yang sudah busuk. Parasit adalah organisme yang hidup dan menghisap makanan dari mahluk hidup yang di tumpanginya. 

Tubuh jamur tersususun dari benang - benang halus yang di sebut Hifa. Hifa bercabang - cabang dan membentuk misalium. Umumnya jamur berkembang biak dengan spora yang di hasilkan oleh sporangidium. Contoh dari jamur antara lain jamur roti, ragi tempe, jamur tiram putih, dan jamur kayu.

2.4. TUMBUHAN

Kingdom tumbuhan di bagi menjadi beberapa filum yakni lumut (Bryophyta), paku - pakuan ( pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (spermatophyta). Berdasarkan atas susunan tubuhnya tumbuhan bisa di kelompokkan kedalam dua kelompok besar yaitu :

a. Tumbuhan tidak berpembuluh (Thalophyta) yang meliputi lumut. Tumbuhan dalam kelompok ini tidak mempunyai berkas pengangkutan.

b. Tumbuhan berpembuluh (Traceophyta) yang meliputi jenis paku - pakuan dan tumbuhan berbiji. Tumbuhan dalam kelompok ini mempunyai berkas pengangkutan.

a.1. Tumbuhan lumut (Briophyta)

Ciri -ciri lumut adalah mempunyai akar, batang dan daun yang sejati. Struktur lumut yang menyerupai akar di sebut rhizoid, berspora dan berklorofil. Tumbuhan lumut berkembang biak dengan spora.

a.2. Tumbuhan paku

Ciri - ciri dari tumbuhan paku adalah sudah mempunyai akar, batang dan daun sejati tetapi tidak berbunga dan berbiji. Ciri yang lain adalah daun mudanya yang menggulung. Daun dari tumbuhan paku ada yang menghasilkan spora dan di sebut sporofil dan ada juga yang tidak berspora yang di sebut tropofil. Tumbuhan paku di kelompokkan menjadi tiga macam yakni paku ekor kuda (Equisentinae), paku kawat (Lycopodinae) dan paku benar (Fillicinae). 

a.3. Tumbuhan biji (Spermatophyta)

Tumbuhan biji di kelompokkan menjadi dua macam yaitu tumbuhan biji terbuka  (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae).

a.3.1. Tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae).
Ciri -cirinya adalah bijinya tidak di bungkus oleh daun buah. Alat reproduksinya berupa bangun seperti kerucut yang di sebut strobillus, batang besar dan berkambium, berakar tunggang dan serabut, daun selalu berwarna hijau, sempit, tebal dan kaku. Contoh dari tumbuhan biji terbuka adalah juniper, cemara, damar, pinus,melinjo dan pakis haji.

a.3.2.  Tumbuhan biji tertutup

Cirinya adalah memiliki bakal biji yang di bungkus oleh daun buah (carpels). Daun buah di kelilingi oleh alat khusus yang membentuk struktur pembiakan yang disebut bunga.contoh tumbuhan berbiji tertutup antara lain mangga, jambu, akovad, anggur dan apel.

Tumbuhan Angiosspermae ada dua macam yaitu tumbuhan berkeping satu (disebut monokotil) . Ciri - cirinya antara lain mempunyai satu keping daun lembaga, berakar serabut, batang tidak bercabang, tidak berkambium, berkas pembuluh pengangkut tersebar, tulang daunnya sejajar atau melengkung dan kelopak bungan biasanya merupakan kelipatan tiga. 

Tumbuhan berkeping dua ( dikotil ) mempunyai ciri - ciri yakni memiliki dua keping daun lembaga, berakar tunggang, batang bercabang  dan berkambium, tulang daunnya menjari atau menyirip. Berkas pengangkut tersusun dalam sebuah lingkaran, kelopak bunga mempunyai kelipatan tiga atau lima.

Demikian artikel pembahasan mengenai Klasifikasi tumbuhan. Semoga berguna dan bermanfaat buat kalian semua.

Referensi :
Pinterest.com

No comments:

Post a Comment

Adbox